SELAMAT DATANG DI WEBSITE RAHMAD KURNIAWAN

Rabu, 05 Januari 2011

Contoh Esai Lukisan oleh Fitri Ayu Khairani

. Rabu, 05 Januari 2011

Pagi yang Indah

Tepat pukul 05.00 WIB pagi saya terbangun, diiringi dengan lantunan adzan di Masjid dan suara-suara ayam yang berkokok seolah menyanyi sambil membangunkan orang-orang yang masih tertidur. Sebagai muslimah saya selalu mengawali pagi dengan shalat subuh di Masjid. Di depan rumah terdapat sebuah Masjid yang menjadi rumah ibadah penduduk di Desa. Setelah melakukan shalat subuh saya mengambil sendal menuju ke rumah. Serta dapat saya lihat burung-burung yang terbangun meninggalkan sarangnya untuk mencari makan. Dari timur sang surya menyapa saya dengan malu-malu untuk menampakkan cahayanya. Saya berjalan kehalaman depan rumah tepat dihadapan ada sebuah jalan untuk berlalu lintas dari kejauhan terlihat sawah-sawah milik para petani yang ditanami padi masih berwarna hijau terlihat sangat sejuk, indah, dan damai. Dari kejauhan pula terlihat seorang petani yang sedang membajak sawahnya yang belum ditanami tumbuhan, dan ada juga petani yang sedang mencari rumput untuk makanan binatang peliharaannya seperti kambing, sapi, dan kerbau. Di desa saya ini rata-rata penduduknya berprofesi sebagai petani.


Pagi ini terlihat sangat sibuk, dijalan-jalan terlihat ibu-ibu yang tengah berjalan untuk berjualan sayuran. Tetangga saya seorang peternak bebek juga tidak kalah sibuknya dengan orang-orang. Pagi-pagi sekali dia berjalan menggiring bebek-bebeknya ke rawa dekat sawah untuk mencari makanan, bebek-bebek yang pintar mereka berbaris dengan rapi bersama pengembalanya. Sungguh pemandangan yang sangat menarik dilihat ketika kita bangun tidur.

Dihalaman rumah yang menghadap ke timur terdapat pohon-pohon yang rindang, ada pohon kelapa yang sedang berbuah sangat lebat, di samping pohon kelapa terdapat pula pohon jambu air yang belum berbuah karena belum musimnya. Dan disebelah kanan rumah ada pohon rambutan yang buahnya sangat manis rasanya. Sungguh pemandangan yang indah desa yang sangat asri dan damai ini adalah desa tempat tinggal serta tempat kelahiran saya. Desa yang bernama Pulau Birandang ini adalah tempat di mana saya menjalani hidup sehari-hari.

Seperti biasa setelah siap untuk berangkat ke sekolah. Sekolah yang tidak jauh dari rumah membuat saya datang tepat waktu. Saya membuka pintu kelas perlahan-lahan. Saya lihat sebuah jendela yang terbuka. Di bawah jendela, tampak sebuah meja guru yang memakai taplak meja yang indah. Di atas taplak itu ada sebuah vas bunga. Vas bunga tersebut terdapat beberapa kuntum bunga. Di sebelahnya tergeletak sebuah agenda kelas yang terbuka dan kalender duduk.

Saya lalu memasuki ruang kelas dengan langkah yang lambat dan memalingkan pandangan ke arah kanan. Tampak satu buah white board yang bersih tanpa coretan. Saya memutar pandanganya ke belakang kelas. Ada beberapa tulisan dan gambar.

Bel pun berbunyi menandakan pelajaran pertama akan dimulai, Terlihat santri berbaris memasuki kelas. Saya mulai melangkah ke tangga karena kelas saya berada di lantai dua dan paling pojok. Pondok Pesantren ini lah tempat saya menimba ilmu. Sapa hangat gurunya membuat semangat belajar saya bangkit di setiap pagi. Teman-teman yang ramah dan sopan serta jilbab yang dalam adalah ciri khas santri putri dan peci hitam yang dipakai santri laki-laki mengajarkan kami pentingnya menjadi muslim sejati. Sungguh indah aktifitas saya disetiap pagi.


RAHMAD KURNIAWAN


0 komentar:

 

TRAFFIK

Counter Powered by  RedCounter
www.rahmad.co.nr is proudly powered by Blogger.com | Template by www.rahmad.co.nr